Selasa, 02 Agustus 2011 0 komentar

Pentingnya Klakson, Masker, dan Kesabaran di Jakarta

Sudah hampir 1 minggu gw selalu ke Jakarta. Melihat gedung-gedung tinggi, mobil yang bagus-bagus, pokoknya sangat modern deh.
Yah, memang sangat mengikuti perkembangan zaman. Serba modern, banyak sekali makanan luar negeri yang merambah di pasar Jakarta. Mobil pun beraneka macam, dari berbagai macam merk yang terkenal. Orangnya berdasi, memakai kemeja lengan panjang, memakai jas, dan bawa koper.
Wuih, gambaran yang mantap ya! Hahaha.
Yah, itulah gambaran 'kecil' di Jakarta. Lalu, muncul pertanyaan: Kalau itu gambaran kecil, gambaran besarnya apa dan bagaimana?
Senin, 01 Agustus 2011 0 komentar

Galau? Apaan sih? (Hasil pemikiran seorang anak muda)

Galau...
Satu kata yang sudah tidak asing lagi di telinga anak-anak muda sekarang. Dan hebatnya, kata ini sangat cepat menyebar di kalangan anak muda dan menjadi kata yg 'Trend' sekarang ini.
Pernah ada yg nanya, apa sih galau itu? Terus ada yg jawab seperti ini,"Galau itu adalah bertemunya 5 huruf, yaitu 'g', 'a', 'l', 'a' dan 'u' yg dipertemukan satu sama lain sedemikian rupa sehingga membentuk 1 kata, yaitu galau." (=_=")
Jujur, gw sendiri pertama kali denger, langsung bertanya-tanya, "galau itu apaan ya?". Tapi sayangnya, gw cm berani bertanya di dalam hati aja, n cm berusaha mencari tau sendiri arti kata itu.

Jumat, 08 Juli 2011 0 komentar

Hati-Hati pada Persepsi!

Apa yang kita dengar, atau apa yang kita pilih untuk didengar, atau apa yang kita pilih untuk dilihat dan dirasakan, semua itu telah tersaring oleh pengondisian kita sebelumnya; oleh kelekatan, oleh nafsu, dan oleh hasrat kita.
Jadi berhati-hatilah dengan persepsi dan penilaian yang kita buat!

-Sandi Yap-
0 komentar

Kesalahan?

Kesalahan? Setiap orang pasti pernah melakukannya. Tapi ada berbagai macam tindakan yang diambil pasca melakukan kesalahan tersebut. Ada yang menyesalinya berlarut-larut, ada yang menyalahkan orang lain, ada juga yang nekat bunuh diri hanya karena melakukan sebuah kesalahan.
Kesalahan itu berbagai macam, ada yg tingkat kecil, ada juga yang termasuk tingkat besar, yang biasa disebut kesalahan fatal. Kalau untuk kesalahan kecil, mungkin masih bisa diterima, tapi bagaimana dengan kesalahan besar??? Pasti sangat mempengaruhi orang yang membuat kesalahan tersebut. Mungkin saja orang itu akan depresi, dan mentalnya terganggu.
Mengapa demikian?
Karena mereka terpaku pada kesalahan yang mereka lakukan, mereka takut akan efek kesalahan tersebut. Mereka akhirnya menjadi melekat pada pikiran tentang kesalahan yang mereka lakukan dan ujung-ujungnya menyalahkan dirinya sendiri.
Bagaimana seharusnya?
Kesalahan yang pernah kita lakukan jangan sampai menyebabkan kita membenci diri kita sendiri.
Cukup terima, maafkan, dan belajar dari kesalahan itu agar tidak terulang lagi. Itu lebih baik.

-Sandi Yap-

 
;